indonesia – haloinformasi.com https://haloinformasi.com Artikel Terpopuler dan Terhits Wed, 14 Jul 2021 09:43:17 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 Pemerintah Diharapkan PT Liga Indonesia Baru Beri Perlakuan Khusus Kepada Klub-Klub Liga https://haloinformasi.com/pemerintah-diharapkan-pt-liga-indonesia-baru-beri-perlakuan-khusus-kepada-klub-klub-liga/ https://haloinformasi.com/pemerintah-diharapkan-pt-liga-indonesia-baru-beri-perlakuan-khusus-kepada-klub-klub-liga/#respond Wed, 14 Jul 2021 09:43:17 +0000 https://haloinformasi.com/pemerintah-diharapkan-pt-liga-indonesia-baru-beri-perlakuan-khusus-kepada-klub-klub-liga/ – Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita berharap kompetisi Liga 1 tak mengalami penundaan lagi dan bisa bergulir pada awal Agustus mendatang. Untuk itu, pihaknya bersama PSSI nantinya berharap kepada pemerintah agar memberikan perlakuan khusus kepada klub klub Liga 1 dan 2 agar bisa menggelar latihan atau persiapan di tengah kebijakan PPKM. Terlebih apabila kabar PPKM yang berakhir pada 20 Juli benar akan diperpanjang lagi.

“Kalau toh nanti (PPKM) diperpanjang, harapan saya pribadi ya ada perlakuan khusus lah terhadap klub klub liga untuk menjalankan persiapan. Karena kan selama PPKM tidak boleh ada kegiatan apa pun,” sambung Hadian. “Tapi kalau misalnya kita berkomunikasi dengan otoritas pemerintah melalui PSSI, kami berharap (klub klub) boleh latihan lah, paling tidak harus dijalan dengan protokol kesehatan ketat,” jelasnya. Lebih lanjut, Hadian menegaskan bahwa sampai saat ini pihaknya terus berupaya agar kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2021 bisa tetap bergulir.

Bahkan, ia memberi gambaran dengan hadirnya kompetisi justru membuat hiburan di tengah pandemi Covid 19 ini dan itu jadi tontonan yang positif bagi masyarakat. “Kamti tidak pasif, kita akan proaktif kepada pemerintah bahwa dengan adanya liga jalan itu jadi salah satu memperbaiki keadaan, karenakan adanya liga tontonan ada setiap hari. Jadi semua ada hiburan, imun naik, tontonan di rumah tidak kemana mana dan itu jadi semangat hidup, jadi banyak berpikir positif,” pungkasnya.

]]>
https://haloinformasi.com/pemerintah-diharapkan-pt-liga-indonesia-baru-beri-perlakuan-khusus-kepada-klub-klub-liga/feed/ 0
Kabar Liga 1: Polemik soal Kuota Pemain Asing Tuntas, Exco PSSI Beri Penjelasan https://haloinformasi.com/kabar-liga-1-polemik-soal-kuota-pemain-asing-tuntas-exco-pssi-beri-penjelasan/ https://haloinformasi.com/kabar-liga-1-polemik-soal-kuota-pemain-asing-tuntas-exco-pssi-beri-penjelasan/#respond Fri, 07 May 2021 06:02:37 +0000 https://haloinformasi.com/kabar-liga-1-polemik-soal-kuota-pemain-asing-tuntas-exco-pssi-beri-penjelasan/ Polemik yang menyelimuti kontestan Liga 1 2021 soal kuota pemain asing mulai tuntas. Anggota Exco PSSI yang sekaligus CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, menjelaskan geger pengurangan kuota pemain asing untuk Liga 1 2021 dapat diakhiri. Menurutnya, hal tersebut sejatinya merupakan usulan dari salah satu klub Liga 1 2021.

Materi soal kuota pemain asing untuk Liga 1 2021 merupakan bahan rapat dari Exco PSSI yang menjadi pembahasan kala itu. Diketahui, Exco PSSI menggelar rapat untuk membahas kelanjutan Liga 1 2021 pada 3 Mei 2021 lalu. Usulan mengenai pengurangan kuota pemain asing memang sempat muncul, tetapi langsung dijawab oleh anggota Exco lainnya.

"Kalau terkait pemain asing itu hoax," ungkap Yoyok Sukawi dikutip dari . "Jadi kalau pemain asing itu hanya pembahasan pembahasan biasa saja selama rapat Exco." "Memang ada usulan karena pandemi ini. Jadi ada yang mengusulkan bagaimana kalau pemain asingnya dikurangi saja?" sambungnya.

Yoyok Sukawi menjelaskan alasannya kenapa penggurangan penggunaan jasa pemain asing tidak bisa dilakukan. Menurutnya hal itu tak masuk akal karena bagi klub yang akan berpartisipasi di Piala AFC 2021 seperti Bali United dan Persipura Jayapura akan memanfaatkan pemain asing mereka. Sebab dalam aturan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) juga sudah dipastikan dan diputuskan penggunaan maksimal pemain asing sebanyak empat pemain.

Sehingga akan tidak masuk akal apabila penggunaan pemain asing dikurangi. Hal itu hanya akan membuat klub merasa dirugikan karena tak sedikit tim yang sudah mendatangkan empat pemain asing sekaligus. "Itu sudah dijawab kalau itu tidak mungkin karena untuk AFC kan empat pemain asing," ujar Yoyok Sukawi.

"Jadi kasihan nanti kalau yang untuk AFC nanti akan ada yang nganggur." "Sudah selesai begitu saja, tetapi kok diluar sudah pada geger," lanjutnya. Tanggapan dari Yoyok Sukawi ini seragam dengan apa yang diungkapkan oleh petinggi PSSI beberapa saat lalu.

Pelaksana tugas (Plt) Sekjen PSSI, Yunus Nusi juga meragukan keabsahan pengurangan kuota pemain asing di Liga 1 2021. Ia malah balik menanyakan pihak yang pertama kali menghembuskan isu semacam itu. Yunus Nusi sekaligus menampik pengurangan kuota pemain asing akan terjadi di Liga 1.

"Itu kabar dari mana? Kami tidak tahu kabar dari siapa dan dari mana itu," ucap Yunus Nusi. "Yang harusnya diminta kejelasan untuk kawan kawan klub itu kan kalau nggak ke PSSI ya ke LIB. Biar jelas," pungkasnya. Keputusan penting nan krusial semacam isu pengurangan jatah pemain asing memang menjadi ranah yang perlu dibahas dalam oleh Exco PSSI.

Karena jamak dijumpai klub klub Liga 1 selalu memaksimalkan slot pemain asing yang diperbolehkan untuk berada dalam satu klub. "Jadi sampai saat ini masih sama, toh kalau ada perubahan juga harus keputusan Exco," kata Yunus Nusi. "Itu pun tetap mengakomodir keinginan, saran dan pendapat dari teman teman klub."

"Kami tetap harus menghargai saran dari teman teman klub," tutupnya. Diketahui, Liga 1 2020 lalu memperbolehkan klub peserta menggunakan jasa empat pemain asing. Rinciannya, tiga pemain asing tersebut boleh berasal dari negara mana saja.

Sedangkan satu slot tersisa diperuntukkan bagi pemain yang berasal dari Asia. Sementara itu, isu yang berkembang akhir akhir ini akan mengurangi jatah pemain asing dari negara mana saja. Jadi, skemanya akan berubah menjadi dua pemain dari negara manapun dan satu dari Asia.

]]>
https://haloinformasi.com/kabar-liga-1-polemik-soal-kuota-pemain-asing-tuntas-exco-pssi-beri-penjelasan/feed/ 0