Saat cheating day, Kamu yang sedang diet memberikan kebebasan pada diri sendiri untuk makan apa saja, namun masih dalam jumlah wajar. Break saat diet mungkin dibutuhkan untuk menjaga supaya tetap konsisten pada diet.

Sekalipun begitu, Bagi kamu yang punya kecenderungan melampiaskan stres dengan makan (emotional eater) sebaiknya menghindari cheating day. Beberapa peneliti  mengatakan jeda saat diet malah memicu pola makan yang kurang sehat dan membuat Kamu lebih sulit mengatur keinginan makan.

Manfaat Cheating Day

Berikut manfaat cheating day yang bisa Kamu rasakan.

Mencukupi Kebutuhan Kalori

Dalam sehari, kebutuhan kalori laki-laki dewasa sebesar 2.650 kkal dan perempuan dewasa sebesar 2.250 kkal. Sedangkan itu, Kamu disarankan untuk memangkas kalori harian sebesar 500 kkal supaya berat tubuh turun. Mencukupi kalori adalah hal yang penting untuk menjaga energi badan.

Meningkatkan Metabolisme

Asupan kalori yang naik bisa memicu penambahan kadar hormon leptin. Hormon leptin adalah hormon yang bermanfaat untuk menjaga keseimbangan energi di dalam badan. Supaya energi di dalam badan tetap seimbang, hormon ini membantu membakar kalori. Setelah makan lebih banyak dari biasanya, kadar hormon leptin akan meningkat sebanyak 30% sampai 24 jam.

Menjaga Diet Supaya Tetap Konsisten

Cheat day juga bisa berguna bagi badan untuk beristirahat sesaat. Pasalnya, Kamu tentu harus berpikir dan mengira-ngira perhitungan kalori tiap makanan yang masuk dalam badan. Waktu istirahat ini ibarat tombol reset yang membuat badan kembali segar dan siap lagi saat perlu kembali pada pola makan yang ketat.

Ditambah lagi, bila pada aturan harinya sudah ditetapkan pada jadwal yang teratur, cheat day membantu Kamu supaya tetap disiplin saat menjalani pola makan sehat harian.

Cheat day yang benar bisa meningkatkan metabolisme badan sehingga membuat badan tetap dalam fase membakar lemak. Tetapi, kesalahan paling besar banyak orang yaitu menjadikan cheating day sebagai hari “balas dendam” dengan mengonsumsi makanan kurang sehat secara berlebihan.

Hal itulah yang membuat berat badan tidak berkurang, namun bertambah. Itu sebabnya, sebelum menjalani cheating day, Kamu perlu selalu ingat prinsip kalori berlebih sama dengan simpanan lemak.

Aturan Cheating Day yang Benar dan Aman

Dengan menerapkan aturan ini, Kamu bisa cheating day dengan aman tanpa takut mengalami penambahan berat tubuh.

Konsumsi Makanan Tinggi Protein dan Serat

Tak hanya saat diet saja, mengonsumsi makanan sehat pada dasarnya wajib untuk dilakukan tiap hari. Makanan tersebut bisa membantu Kamu mengatur nafsu makan, namun tetap menjaga kebugaran badan sekalipun sedang membatasi pola makan.

Pilih Siang Hari

Karbohidrat dan lemak, kedua zat gizi ini menyumbang asupan kalori yang dibutuhkan saat Kamu sedang menjalani kegiatan harian pada siang hari. Jadi, kalori dari makanan cheat day tidak menumpuk jadi lemak, namun terbakar jadi energi.

Makan Secara Perlahan

Sekalipun bebas konsumsi apa pun saat libur diet, ingatlah untuk memperhatikan cara makan Kamu. Konsumsi makanan yang Kamu sukai dengan mengunyah secara perlahan-lahan sehingga Kamu bisa menikmati rasa makanan.

Makan secara perlahan bisa membantu Kamu merasa lebih cepat kenyang. Dengan begitu, Kamu akan memberi waktu bagi hormon leptin untuk mengirim sinyal kenyang dan puas pada otak.

Buat Versi Sehat

Kamu suka piza, Burger, junk food, serta fast food lainnya? Semua jenis makanan tersebut bisa Kamu konsumsi saat cheating day. Sekalipun begitu, hari libur diet bukan berarti Kamu bebas makan segala makanan yang kurang sehat.

Kamu tetap perlu menyiasati makanan yang Kamu konsumsi dengan pilihan yang lebih baik. Misalnya saat Kamu ingin ngemil es krim, cobalah pilih alternatif es krim yang rendah lemak atau gula. Kamu juga bisa mencoba membuat camilan untuk diet sehat sendiri di rumah. Selain lebih enak, makanan yang Kamu buat sendiri tentu lebih terjamin kandungan gizinya.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *